Mooncake Cuma Laku Saat Festival. Sebenernya, Jualan Mooncake Tuh Cuan Berapa?
Setiap menjelang Mid-Autumn Festival, mooncake mulai bermunculan di mana-mana.
Dari bakery, hotel, restoran, sampai bisnis rumahan, semuanya menawarkan berbagai pilihan mooncake dengan harga yang beragam.
Kelihatannya menarik.
Tapi muncul satu pertanyaan sederhana:
Sebenernya, jualan mooncake tuh cuan berapa sih?
Untuk menjawabnya, kita coba bikin simulasi sederhana.
Misalnya Jual 1.000 Mooncake
Anggap sebuah bisnis menjual mooncake dengan harga rata-rata:
Rp50.000 per pcs
Kalau berhasil menjual 1.000 pcs:
Omzet = Rp50 juta
Kelihatannya lumayan besar.
Tapi omzet bukan berarti keuntungan.
Kita perlu menghitung biaya yang dikeluarkan untuk menghasilkan dan menjual produk tersebut.
Contoh biaya per mooncake:
-
Bahan baku: Rp20.000
-
Packaging: Rp7.000
-
Marketing & distribusi: Rp5.000
-
Biaya operasional lainnya: Rp3.000
Total biaya:
Rp35.000 per pcs
Maka:
Harga jual: Rp50.000
Total biaya: Rp35.000
Profit: Rp15.000 per pcs
Jika 1.000 pcs terjual:
Estimasi profit = Rp15 juta
Dari omzet Rp50 juta, ternyata profitnya sekitar Rp15 juta.
Tapi ada satu masalah lagi.
Bagaimana Kalau Tidak Semua Mooncake Terjual?
Mooncake adalah produk yang sangat bergantung pada momentum.
Permintaan bisa meningkat menjelang festival, tetapi periode penjualannya juga relatif terbatas.
Misalnya dari target 1.000 pcs, ternyata hanya 800 pcs yang terjual.
Artinya omzet turun menjadi:
800 × Rp50.000 = Rp40 juta
Sementara sebagian biaya produksi mungkin sudah dikeluarkan sejak awal.
Di sinilah perencanaan bisnis menjadi penting.
Bukan hanya:
“Kalau semuanya laku, untungnya berapa?”
Tapi juga:
“Minimal harus jual berapa supaya balik modal?”
Jadi, Jualan Mooncake Cuan Nggak?
Jawabannya bukan sekadar iya atau tidak.
Profitabilitasnya tergantung pada banyak hal: harga jual, HPP, volume penjualan, kapasitas produksi, biaya marketing, packaging, hingga berapa banyak produk yang akhirnya benar-benar terjual.
Karena itu, sebelum memproduksi ribuan mooncake, ada baiknya menghitung bisnisnya terlebih dahulu.
Berapa modal yang dibutuhkan?
Berapa unit harus terjual untuk break-even?
Berapa profit jika target penjualan tercapai?
Dan apa yang terjadi kalau penjualan hanya mencapai 70–80% dari target?
Festival mungkin hanya berlangsung beberapa hari.
Tapi keputusan bisnisnya tetap harus dihitung dengan angka.
☀️ Ide bisnisnya menarik. Sekarang, apakah angkanya masuk akal?
Plan it with Sunny, Your Business Planning Assistant